Tag

Soto Branggahan, Dua Mangkuk Baru Kenyang
Sekali Mencoba Pasti Ketagihan

kalau kita sedang berada di wilalayah ngadiluwih, tidak lengkap rasanya jika lewatkan menikmati kuliner soto di wilayah Branggahan. Soto Branggahan memang tak seterkenal soto lamongan, soto madura maupun soto makasar. Jika ketiga varian soto tersebut terbesar di penjuru Nusantara, bahkan manca Negara, soto Branggahan hanya terlokalisir disepanjang Jalan Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Tepat di tepi jalan poros jalur selatan penghubung Kediri menuju Tulungagung atau Blitar ini berjejer-jejer warung tradisional dan depot yang buka 24 jam.

Sebagaimana soto-soto lain yang memiliki ke khasan sesuai daerah dimana soto tersebut dijual, soto Branggahan juga memiliki kekhasan, kekhasan itu terletak pada piranti makan dan racikan bahan yang digunakan. Dari sisi piranti makan, soto Branggahan (yang asli) disajikan menggunakan mangkuk kecil (seperti mangkuk bubur cina kuno) dan sendok bebebk berbahan baja tahan karat (Steinless Steel). Sudah bisa ditebak kan…!!! satu porsi pasti kurang deh hehehehehe…..

Para pedagang itu umumnya adalah warga sekitar dan telah berjualan soto secara turun temurun. Tutur pemilik warung di daerah tersebut, keciri khasan ini memang sengaja di pertahankan sampai saat ini biar terkenal katanya. Hal itu ada benarnya selain keunikan piranti penyajiaanya, model-model warungpun juga di pertahankan yaitu berbentuk petak-petak berjajar di kanan kiri jalan yang kadang meninggalkan kesan jauh dari kelayakan sebagai sebuah usaha makanan atau lebih tepatnya terkesan sebagai warung di tepi jalan yang sering kita jumpai di daerah-daerah lain. Jadi jangan harap deh kalau menikmati soto ini memperoleh penampakan layaknya restoran atau rumah makan yang mewah.

Ciri khas soto ayam kampung dengan kuah bercampur santan ini adalah disajikan dalam mangkuk kecil beserta gerusan cabai rebus di dasar mangkuk bagi yang meminta rasa pedas. Jadi, jangan lupa mengaduk soto terlebih dahulu sebelum menikmati atau kalau tidak, sensasi pedas Anda dapatkan di suapan-suapan terakhir, dijamin nendang habis deh pokoknya. Pastinya, disini Anda takkan puas hanya menikmati semangkuk soto saja dengan menambah 1 atau 2 porsi lagi. Sebagai sajian pelengkap juga disajikan bongkahan-bongkahan ampela hati ayam, daging ayam bakar manis, kerupuk rambak gurih, dll.  beserta segelas es teh atau teh manis. Kenyang disini, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan sebelumnya membeli kerupuk pasir ataupun rengginang jumbo yang banyak dijajakan di tepi-tepi jalan.

Soal harga? don’t worry, lumayan murah koq. Satu porsi harganya cuma tiga ribu lima ratus rupiah. So, kalau lagi mampir di Kediri, tidak ada salahnya kalau Anda mencobanya dan kalau kebingungan mencari tempatnya bisa ajak-ajak saya hehehehehehe……..

Image :  http://mw2.google.com/mw-panoramio http://blog.disbudparkediri.com