Memang kalau kita sedang berwisata kesuatu tempat bisa di pastikan akan mencari-cari tempat yang menjadi ciri khas daerah tersebut, salah satunya adalah kulinernya. Tempat-tempat itu ndak selalu yang mewah-mewah sehingga merogoh kocek yang terlalu dalam.  Demikian juga di Kediri banyak tempat yang lain dari pada yang lain salah satunya Soto Bok Ijo.

Bila rekan-rekan berada di kediri tidak ada salahnya mencoba Kelezatan soto bok ijo ini. Tidak hanya warga asli Kediri, para pendatang dari berbagai daerah yang pernah tinggal di Kediri, pasti akan selalu kangen dengan nikmatnya Soto Bok Ijo. Semua orang yang pernah tinggal di Kediri, pasti mengenal salah satu kuliner khas Kota Kediri tersebut.

Tidak ada yang tahu secara persis, kenapa soto tersebut diberi nama Soto Bok Ijo. Namun menurut cerita, istilah Soto Bok Ijo dikenal karena lokasi berjualan para tukang soto tersebut berada di sekitar Bok Ijo. Bok Ijo merupakan bahasa lokal Kediri, yang jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti Jembatan Hijau. Namun bagi pendatang luar daerah yang hendak menikmati Soto Bok Ijo, jangan pernah berpikir bakal menemukan Buk Ijo. Lokasi Buk Ijo kini sudah berubah menjadi pertigaan padat lalu lintas, karena posisinya berada di depan Terminal Tamanan Kota Kediri.

Letak Soto Bok ijo ada di sebelah barat kota kediri.  Seiring dengan penataan wilayah barat Sungai Brantas, lokasi Soto Bok Ijo, kini dipindahkan ke lokasi baru, yang berada satu areal dengan kompleks Terminal Tamanan Kota Kediri. Tidak kurang dari 25 penjual soto mangkal di lokasi ini. Cukup bersih. Rombong soto dengan beragam bentuk dan warna, ditata rapi. Lokasi ini cukup strategis, karena dilewati jalur transportasi bus antar kota antar propinsi dari arah Jakarta, Solo dan Surabaya. Dengan mobil pribadi, lokasi Soto Bok Ijo juga mudah dicapai. Areal parkir juga luas. apabila rekan-rekan sedang berkunjung ke areal wisata Gereja Puh Sarang pasti melewati tempat Soto Bok Ijo.

Seperti halnya Soto Branggahan, soto ini juga memakai piranti yang kecil tetapi lebih besar sedikit dari pada yang ada di Branggahan. Ada tambahan unik yang tidak ditemukan di tempat lain, selain sate telur uritan (bakal telur) juga ayam bakar kecap. Uniknya, yang dibakar adalah bagian tulang ayam yang dagingnya sudah diambil untuk soto. Nah, kelezatan menikmati sisa daging yang melekat di tulang ayam bakar ini sungguh menerbitkan air liur tiap kali menikmatinya bersama sesuap soto ayam panas.

Inilah tempat yang unik untuk menikmati soto khas Kediri dan jangan lupa kalau Soto Bok Ijo ajak-ajak aku ya.. xixixixixixi……